Kisah Penemu World Wide Web (WWW)

Zaman sekarang ini dimana internet berkmabang dimana-mana, bahkan juga internet sekarang sudah menjadi menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari masyarakat urban yang dimana juga tidak bisa lepas sedikit untuk sebuah kegiatan-kegiatan sehari yang dimana tidak bisa lepas sedikit pun yang dimana merupakan sebuah kegiatan-kegiatan dari transportasi, keuangan hingga dengan masalah dan juga makanan. Perusahan-perusahan dengan sebuah hal yang dimana terobosan baru pun yang dimana bermunculan, seperti Facebook, Google, Amazon, Tokopedia, Gojek dan juga beberapa perusahan internet lainnya. Bisnis lama yang dimana menggunakan teknologi di internet yang dimana sekarang ini lambat laun semakin tenggelam dan dimana pada akhirnya kalah bersaing dengan perusahan-perusahan yang berteknologi internet tersebut. Contohnya nyatanya saja yang berada di Indonesia, seperti halnya Blue Bird, taksi biru yang sekarang ada dimana-mana, dengan beberapa aset fisik yang milyaran, dikalahkan sekarang oleh Perusahaan Transportasi online yang dimana seperti Gojek yang umurnya dari perusahan ini pun masih kurang dari 10 tahun berdiri. 

Kemudian dimana mal-mal yang tersebar yang berada dimana-mana, dibangun dengan sangat megahnya pun yang dimana sekarang ini mulai berjatuhan oleh beberapa Marketplace seperti Tokopedia dan juga Amazon. Perusahaan dari Televisi yang dimana dibangun selama bertahun-tahun pun mulai agak digoyahkan oleh beberapa Media Video online seperti halnya Youtube. Bahkan, perusahaan-perusahaan untuk iklan offline yang dimana dahulu terdapat dan juga ada dimana-mana berjatuhan karena adanya sebuah media sosial yang dimana sekarang ini lebih menawarkan dengan biaya iklan murah seperti halnya Facebook. Perusahaan-perusahaan yang dimana tahan lama dan juga tidak mampu menerapkan sebuah teknologi internet di dalam perusahan yang pada akhirnya adalah perusahan tersebut akan punah dan jika tidak segera berinovasi dan juga meninggalkan budaya lama.

Penemuan World Wide Web (WWW)

Namun, tahukah anda jika sebelum tahun 1989, pada saat internet hanya dapat dan bisa diakses oleh beberapa kalangan tertentu saja apalagi juga yang digunakan untuk dapat berbagi sebuah informasi secara luas. Hingga pada suatu hari, dimana seseorang yang bekerja sebagai seorang ilmuwan di pusat Organisasi dari Penelitian Nuklir Eropa atau CERN, menyadari tentang masalah tersebut yang dimana bersama dengan pencipta mouse, Vannevar Bush yang dimana pada saat itu kemudian mulai membangun sebuah solusi dari masalah tersebut. Yang dimana dirinya mulai merancang sebuah Hypertext Transfer Protocol HTTP yang dimana hal ini digunakan untuk dapat mengatur bagaimana informasi bisa dapat disalurkan dari satu komputer ke komputer lainnya, lalu kemudian dimana hal tersebut yang membuat pondasi dari sebuah halaman website yang dimana hingga akhirnya ia membuat sebuah browser web untuk pertama kalinya yang bernama World Wide Web (WWW).

Tanpa ada WWW, yang dimana tentunya  tidak akan ada perusahan-perusahan internet yang besar seperti sekarang ini. Tidak akan ada juga seperti Facebook, Google, Shopee, Gojek, dan juga banyak perusahan berbasis internet lainnya yang bermunculan. Namun, karyanya yang dimana menjadi sangat terkenal ini lantas tidak membuat namanya juga dikenal banyak orang, walaupun juga tanpa disadari oleh kita, berbagai karyanya yang dimana digunakan oleh semua orang pada saat ini di seluruh dunia.

Sang penemu WWW 

Ia bernama Timothy John Berners-Lee, yang dimana dirinya lahir di London, Inggris, 8 Juni. Yang dimana merupakan sebuah orang yang pernah berkuliah di Universitas Queen yang ada di Oxford University, Inggris, 1976. Ia juga yang dimana merupakan sebuah ketua dari sistem World Wide Web Consortium, yang dimana hal ini juga yang dimana mengatur sebuah dari perkembangannya. Kemudian juga muncul sebuah pertanyaan, sekaya apakah yang dimana karya dasar bagi perusahaan sebesar dari Google bahkan juga digunakan oleh semua orang dari perusahan sebesar Google yang di gunakan oleh semua orang. Kendati yang dimana yang diakui sebagai salah satu dari penemu World Wide Web, Berners Lee yang dimana dirinya mungkin tidak seberuntung dari Bill Gates yang diamana kaya raya lewat penemuan Microsoft. Kehidupannya yang dimana tidak bergelimang harta. Pasalnya, adalah ia  tak pernah mematenkan temuannya tersebut. Hal itu sebenarnya ia lakukan agar World Wide Web sendiri bisa tetap bisa diakses oleh siapapun.

Apa yang dilakukannya sekarang?

Ketika Silicon Valley yang dimana mulai menggunakan beberapa aplikasi berbagi hal yang dimana menjadi sebuah tunggakan dan jejaring media sosial tanpa ada yang mempertimbangkan konsekuensinya, Berners-Lee yang dimana dirinya  telah menghabiskan tiga dekade terakhir dengan cara memikirkan hal-hal kecil lainnya. Sejak awal, pada sebuah kenyataannya, Berners-Lee yang mengerti bagaimana mempunyai sebuah kekuatan epik yang ada dari Web akan secara radikal nantinya akan mengubah pemerintah, seperti halnya bisnis, masyarakat. Dia juga nantinya membayangkan bahwa penemuannya bisa salah gunakan, di tangan yang salah, menjadi hal yang akan merusak dunia, seperti yang dimana pernah diamati oleh Robert Oppenheimer yaitu menjadi sebuah tentang ciptaannya sebuah sendiri. 

Dampak Penemuan

Dampak yang dimana baru-baru ini, ketika juga muncul bahwa peretas Rusia yang dimana mengganggu pemilihan presiden 2016, atau juga ketika saat Facebook mengaku memaparkan sebuah data pada lebih dari 80 juta para pengguna ke sebuah firma dari riset politik, Cambridge Analytica, yang dimana pada saat itu bekerja untuk kampanye pemilihan Donald Trump . Episode yang terbaru dampak dari web adalah yang dimana dalam sebuah narasi yang yang sekarang beredar semakin mengerikan. Pada 2012, Facebook juga dimana melakukan eksperimen psikologis yang sangat rahasia yaitu pada hampir 700.000 pengguna. Baik juga Google dan juga Amazon yang dimana telah mengajukan sebuah aplikasi paten yang dimana untuk perangkat yang juga dirancang untuk dapat mendengarkan sebuah perubahan dari suasana hati dan juga emosi dalam sebuah suara manusia.

Keinginan Sang penemu

Idenya sederhana dimana ingin mendesentralisasi ulang kembali Web. Bekerja dengan sebuah tim dari pengembang kecil, yang dimana akan ia habiskan sebagian besar waktunya untuk sebuah platform yang dimana dirancang untuk memberikan sebuah individu, bukan sebuah perusahan kontrol atas data mereka sendiri.  Berners-Lee dimana dirinya bukanlah seorang pemimpin revolusi menurut definisi, Web yang dimana terdesentralisasi juga seharusnya tidak memilikinya tidak menjadi sebuah senjata dalam pertarungan. Dan dimana dirinya juga sepenuhnya mengakui jika bahwa ingin mendrestiklasikan ulang Web akan yang akan menjadi jauh lebih sulit dimana dibandingkan yang sudah diciptakan sebelumnya. 

Sekian dengan Kisah Penemu World Wide Web (WWW) dan juga keinginannya, walaupun dirinya tidak terlalu dikenal namun hal yang sudah ditemukannya sudah menjadi hal yang berguna untuk kehidupan sekarang ini. Walaupun dirinya sedikit menyesali tentang penemuannya ini yang dimana biasanya di salah gunakan oleh beberapa orang atau kelompok. Semoga dengan adanya informasi ini bisa berguna untuk anda. Terimakasih.